Inovasi Manajemen Kegiatan Ekstrakurikuler


INOVASI MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER

(Studi Deskriptif Kualitatif di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong)

 Sri Nanti

Tesis Program Studi Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Universitas Bengkulu

ABSTRACT

INNOVATION MANAGEMENT EXTRACURRICULAR ACTIVITIES

(Qualitative Descriptive Study in Public Junior High School 02 Bingin Kuning Lebong Regency)

The general objective of this study was to describe the extracurricular activities of management innovation in Public Junior High School 02 Bingin Kuning Lebong Regency. In particular, this study aims to describe: innovation Scouts extracurricular activities; innovation extracurricular arts activities; innovation of extracurricular activities sports; innovation religious extracurricular activities. The research method used is descriptive qualitative. The result of this research show that the management of innovation in extracurricular activities in school is necessary in the implementation and development activities. Innovation committed in extracurricular activities can be done in terms of program activities, organizational structure, schedule of activities, administrative organization, facilities and infrastructure, and financing.

Keywords: extracurricular, innovation, management

RINGKASAN

Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana inovasi manajemen kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong? Sementara sub rumusan masalah adalah terdiri atas: (1) bagaimana inovasi kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong? (2) bagaimana inovasi kegiatan ekstrakurikuler kesenian di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong? (3) bagaimana inovasi kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong? (4) bagaimana inovasi kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong?

Tujuan dari penelitian ini secara umum untuk mendeskripsikan inovasi manajemen kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) inovasi kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong; (2) inovasi kegiatan ekstrakurikuler kesenian di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong; (3) inovasi kegiatan ekstrakurikuler olahraga di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong; (4) inovasi kegiatan ekstrakurikuler keagamaan di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong.

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subyek penelitian adalah wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pembina kegiatan ekstrakurikuler pramuka, kesenian, olahraga dan keagamaan, pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) serta siswa peserta kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong. Data dianalisis dengan tahapan yaitu mengorganisasikan data, pengelompokan berdasarkan kategori, tema dan pola jawaban, menguji asumsi atau permasalahan yang ada terhadap data, dan menulis hasil penelitian.

Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa manajemen kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong telah dilakukan inovasi untuk mempermudah pelaksanaan dan mengembangkan kegiatan. Inovasi yang dilakukan pada kegiatan ekstrakurikuler yaitu dari segi program kegiatan, struktur organisasi, jadwal kegiatan, administrasi organisasi, sarana dan prasarana, serta pembiayaan. Secara khusus hasil penelitian sebagai berikut:

Pertama, inovasi manajemen dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka sangat diperlukan dalam pelaksanaan dan perkembangan kegiatan. Inovasi yang dilakukan pada kegiatan ekstrakurikuler pramuka Gugus Depan “Dwi Satria Dharma” SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong terlihat dari segi program kegiatan, struktur organisasi, pengelolaan anggota, jadwal kegiatan, administrasi pramuka, sarana dan prasarana serta pembiayaan;

Kedua, inovasi manajemen dalam kegiatan ekstrakurikuler kesenian sangat diperlukan dalam pelaksanaan dan perkembangan kegiatan. Inovasi yang dilakukan pada kegiatan ekstrakurikuler kesenian “Sanggar Dwi Karya” SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong menyangkut inovasi dari segi struktur organisasi, waktu pelaksanaan kegiatan, teknik pengajaran, administrasi organisasi, sarana dan prasarana dan pembiayaan;

Ketiga, inovasi manajemen dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga sangat diperlukan dalam pelaksanaan dan perkembangan kegiatan. Inovasi yang dilakukan pada kegiatan ekstrakurikuler olahraga pada SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong terlihat dari segi program kerja yang disusun, jenis kegiatan, pengelolaan peserta, pelaksanaan kegiatan, struktur organisasi, sarana dan prasarana, serta pembiayaan;

Keempat, inovasi manajemen dalam kegiatan ekstrakurikuler keagamaan sangat diperlukan dalam pelaksanaan dan perkembangan kegiatan. Inovasi yang dilakukan pada kegiatan ekstrakurikuler keagamaan “Risma Annisa” SMP Negeri 02 Bingin Kuning Kabupaten Lebong terlihat dari segi program kegiatan, format pembelajaran, materi yang diajarkan, pemusatan tempat pelaksanaan, administrasi organisasi, sarana dan prasarana, dan hubungan masyarakat.

Simpulan penelitian menunjukkan bahwa inovasi manajemen dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah telah dilaksanakan dalam pelaksanaan dan perkembangan kegiatan. Inovasi yang dilakukan pada kegiatan ekstrakurikuler dilakukan dari segi program kegiatan, struktur organisasi, jadwal kegiatan, administrasi organisasi, sarana dan prasarana, serta pembiayaan.

Saran penelitian: (1) Pihak sekolah, agar memiliki komitmen terhadap pelaksanaan dan keberlangsungan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Dukungan dana dan sarana sangat menentukan kemajuan setiap ekstrakurikuler yang ada: (2) Pembina kegiatan, diharapkan mempunyai loyalitas yang tinggi terhadap kegiatan yang menjadi tangung jawab. Ide kreatif dan inovatif sangat diperlukan dalam manajemen kegiatan sehingga dapat berjalan dan berkembangan dengan baik; (3) Siswa, disarankan untuk dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler agar dapat mengembangkan minat dan bakat yang ada serta sebagai wadah menemukan jati diri; (4) Pihak yang terkait, diharapkan dapat memberikan bantuan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Tentang Dayat Chem

Putra Ramatuan Rambut ikal tapi ganteng githu loe
Pos ini dipublikasikan di Tesis. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s